Selasa, 22 April 2014

Potret Anak Jalanan


Potret Anak Jalanan




    Anak jalanan yang berseliweran di perempatan jalan raya sangat sering kita jumpai, mulai dari balita hingga remaja. Anak jalanan yang seharusnya berada di sekolah untuk menimba ilmu, malah berada di tempat yang tidak sepantasnya. Kewajiban mereka adalah sekolah dan bermain bersama teman sebayanya. Lampu pengatur lalu lintas menjadi tempatnya setiap hari untuk mencari nafkah, entah tuntutan dari orang tua ataupun untuk berhura – hura.          

     Perjalanan hidup mereka sungguhlah berat. Mereka harus bersusah payah demi mendapatkan sepiring nasi dan lauk – pauk. Terkadang tak terpikirkan di benak kita saat kita menghambur – hamburkan uang, tak sedikitpun kita memikirkan untuk sedikit membantu ekonomi anak jalanan. Bagi sebagian kalangan orang, anak jalanan hanyalah orang – orang yang tidak berguna yang bisanya hanya meminta – minta.


     Dibalik senyum mereka, tersimpan kesedihan dalam hidup mereka. Namun, mereka tak pernah mengeluh dengan kondisinya. Sulit dibayangkan kalau kita yang terbiasa hidup enak serba berkecukupan berada di posisi mereka. Anak jalanan tidaklah berbeda dengan kita. Sebagai makhluk sosial, kita harus memperhatikan mereka. Karena kelak mereka yang akan menjadi pemimpin negara ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar